Mau Restoran Anda Laku? Dekatkan Diri Dengan Komunitas. Simak 7 Langkah Agar Komunitas Mau Berlangganan di Restoran Anda.
Salah Satu rahasia membuat restoran ramai dan anti sepi ternyata terletak pada strategi sederhana mendekatkan diri dengan komunitas. Keberadaan komunitas yang kuat akan menjadi salah satu cara agar restoran kita selalu ramai pengunjung.
Adez Aulia
9/2/20255 min read
Mengapa Restoran Sebelah Selalu Ramai Sedangkan Milik Anda Sepi?
Sahabat AI, tahukah Anda bahwa 70% bisnis kuliner gagal dalam 3 tahun pertama, dan 54% bahkan tidak bertahan lebih dari 5 bulan? Angka yang mencengangkan ini bukan hanya karena masalah rasa makanan atau harga, melainkan karena pemilik restoran gagal memahami kebutuhan khusus pelanggan dan komunitas dalam memilih restoran sebagai wadah acaranya. Di akhir artikel ini, saya akan mengungkapkan 7 Langkah yang telah terbukti mengubah restoran biasa menjadi tempat favorit berbagai komunitas. Strategi ini sangat sederhana namun jarang diterapkan dengan benar oleh kebanyakan pemilik restoran. Salah satu kuncinya adalah kehadiran komunitas. Di Akhir Artikel kita akan membahas strategi dari Resto Godong Gedang dalam menghadirkan komunitas sebagai pengunjung setianya, salah satunya adalah komunitas Smandel Network.
Mengapa komunitas sangat penting bagi keberadaan bisnis kuliner? Karena komunitas selalu mengadakan acara kumpul atau kopdar secara rutin, sehingga jika sebuah komunitas merasa nyaman berkumpul di sebuah tempat, mereka akan kembali dan kembali lagi. Semua pemilik restoran tahu bahwa mencari pelanggan yang kembali dan kembali lagi adalah salah satu tantangan yang besar. Dan keberadaan komunitas akan menjadi salah satu bagian dari pengunjung restoran yang akan menambah occupancy rate.
Komunitas memiliki kebutuhan yang sangat berbeda dari pelanggan individu biasa. Mereka tidak hanya mencari tempat makan, tetapi tempat yang memungkinkan interaksi bermakna antara anggotanya. Pendiri dan pengurus komunitas umumnya adalah relawan yang tidak ingin menambah "keribetan" mereka dengan semua pengurusan dan tetek bengek yang panjang hanya demi bisa berkumpul. Karena itu memahami kebutuhan komunitas menjadi hal yang perlu dipahami oleh setiap pengelola restoran untuk mendapatkan manfaat dari kunjungan rutin komunitas.
Sayangnya, kebanyakan pemilik restoran masih terjebak pada pemikiran tradisional bahwa rasa makanan dan harga murah sudah cukup untuk menarik pelanggan. Padahal untuk komunitas, faktor kenyamanan berkomunikasi dan fasilitas pendukung acara jauh lebih penting daripada harga yang murah. Inilah mengapa banyak komunitas yang datang sekali lalu tidak pernah kembali lagi, meskipun makanannya enak dan harganya terjangkau






Usaha bidang kuliner yang sedang sepi
Fasilitas Pendukung Komunitas yang Sering Diabaikan.
Komunitas mempunyai kebutuhan yang berbeda dengan pengunjung biasa. Mereka membutuhkan tempat yang memungkinkan mereka berbicara, memungkinkan mereka mengatur jadwal kumpul secara mudah, dan untuk beberapa komunitas tertentu, mereka perlu berbicara dengan alat peraga seperti multimedia proyektor dan pengeras suara.
Salah satu kesalahan paling fatal yang dilakukan pemilik restoran adalah mengabaikan pengaturan musik dan volume suara. Volume suara dibesarkan dengan maksimal dan tidak mau dikecilkan yang membuat anggota komunitas yang hadir di kopdar tidak bisa berbicara dengan santai. Penelitian menunjukkan bahwa musik yang terlalu keras membuat percakapan menjadi tidak nyaman dan menguras energi peserta acara. Bayangkan betapa kecewanya ketika anggota komunitas harus berteriak-teriak hanya untuk saling mendengar saat berbincang, melakukan presentasi atau diskusi penting. Musik yang tidak tepat bukan hanya mengganggu, tetapi juga menciptakan kesan bahwa restoran Anda tidak profesional dalam melayani acara komunitas.
Memang sih saat ini banyak pemilik bisnis kuliner yang mematikan musik karena takut diminta membayar royalti musik yang tidak jelas kriterianya dan pendistribusian hasilnya. Soal Royalti musik ini akan kita bahas terpisah ya.
Komunitas juga sering membutuhkan fasilitas tambahan colokan listrik yang cukup untuk laptop dan proyektor mereka.
Ujaran Pelanggan jaman sekarang adalah:




Komunitas nyaman karena adanya fasilitas yang memadai
Komunitas akan sangat menghargai perhatian detail seperti ini dan menganggap restoran Anda sebagai mitra yang benar-benar memahami kebutuhan mereka. Yang menarik adalah Anda tidak perlu menyediakan semua fasilitas secara permanen dengan investasi besar. Banyak restoran sukses yang menawarkan paket sewa fasilitas tambahan dengan biaya yang wajar, misalnya proyektor dan layar seharga 200-500 ribu rupiah per acara. Cara ini tidak hanya menambah pendapatan tambahan, tetapi juga menunjukkan profesionalisme dalam melayani komunitas. Komunitas yang serius biasanya tidak keberatan membayar ekstra untuk fasilitas yang benar-benar mereka butuhkan, asalkan pelayanannya profesional dan tidak merepotkan
7 Strategi Utama Restoran Anti Sepi dan Membangun Loyalitas Komunitas
Atur musik dengan volume rendah dan pilih genre yang mendukung percakapan komunitas
Sediakan fasilitas tambahan seperti proyektor, sound system, dan area foto untuk acara komunitas. Jika tidak ada, cari partner yang mudah dihubungi untuk penyewaan fasilitas ini dan berikan kepada pemimpin komunitas atau panitia kopdar.
Buat sistem pelayanan khusus komunitas dengan prosedur sederhana dan staf yang berpengalaman. Jangan hanya untuk mengatur jadwal kopdar para pemimpin komunitas dilempar sana sini antara staff, manager bahkan owner. Buat menjadi sederhana dan cepat.
Tawarkan paket bundling hemat dengan program member dan sistem reward untuk komunitas setia.
Berikan sentuhan personal dengan mengingat preferensi komunitas dan follow up rutin setelah acara.
Latih staff anda untuk memfoto peserta dengan hasil yang baik, sehingga anggota komunitas dengan senang hati membagikan photonya dan mempromosikan resto anda secara gratis.
Sediakan "pojok instagram" yang ada logo dari restoran anda sehingga para anggota komunitas mau berphoto di pojok instagram dan sekali lagi mempromosikan resto anda secara gratis.




Komunitas Smandel Network di Resto Godong Gedang The Hive Cawang
Contoh : Kopdar Komunitas Smandel Network di Resto Godong Gedang Cawang
Alumni SMA N 8 Bukit Duri Jakarta secara rutin mengadakan acara kopdar bernama Smandel Network. Salah satunya diadakan di Resto Godong Gedang yang terletak di The Hive Cawang. Resto Godong Gedang yang dimiliki Bu Diane yang merupakan alumni Smandel atau SMA N 8 Bukit Duri Jakarta lulusan tahun 1989 selalu menjadi pendukung acara Smandel Network.
Smandel Network sendiri adalah acara bulanan yang diadakan oleh Alumni SMA N 8 Bukit Duri Jakarta. Pada acara itu semua yang hadir memperkenalkan diri, menginfokan tahun kelulusan dan nama tempat kerja, atau bisnis yang mereka kelola. Setelah sesi perkenalan para peserta bisa berdiskusi 4 mata untuk membahas potensi magang, lowongan kerja, kesempatan freelance, hingga potensi kerjasama yang bisa dilakukan sesama peserta.
Sebagai penggagas Acara Smandel Network saya sendiri sangat terbantu dengan kesediaan Bu Diane yang selalu memberikan dukungan bagi Smandel Network. Bu Diane selalu sigap menjawab pertanyaan, bahkan berkoordinasi dengan teamnya untuk membuat video petunjuk arah yang mempermudah peserta untuk datang dan mengunjungi restorannya.
Klik pada video diatas

Strategi yang dilakukan oleh Resto Godong Gedang yang diterapkan Ibu Diane dapat diterapkan oleh para pemilik restoran yang lain untuk mendapatkan pelanggan setia dan menambah pendapatan
"Kalau masuk restoran saya gak tanya menunya apa, tapi tanya apakah ada wifi atau "colokan", kalau gak ada ya saya keluar, cari tempat lain aja"
Sayangnya, kebanyakan restoran hanya menyediakan meja dan kursi tanpa memikirkan kebutuhan praktis ini. Padahal dengan menyediakan fasilitas sederhana seperti layar presentasi portable, mikrofon wireless, atau area dengan pencahayaan yang baik untuk foto, Anda sudah selangkah lebih maju dari pesaing


Bu Diane, Smandel Lulusan 1989 Pemilik Resto Godong Gedang
Resto Godong Gedang aktif melakukan promosi bersama dengan berbagai komunitas untuk meningkatkan kunjungan dari para anggota komunitas ini. Di bawah bisa dilihat beberapa poster promo kerjasama dengan berbagai komunitas. Bagi yang tertarik mengadakan acara komunitas di Resto Godong Gedang dapat menghubungi bu Diane dengan klik tombol Whatsapp di bawah ini




Galery Foto Acara Smandel Network
Komunitas Smandel Network, alumni SMAN 8 Jakarta, Angkatan 1989. terlihat nyaman karena adanya fasilitas


