Sering Lupa Jualan Kepada Orang Terdekat? Padahal ini Salah Satu Kunci Sukses Berbisnis
Memperkenalkan bisnis kepada orang terdekat ternyata menjadi kunci sukses awal bisnis yang sering diabaikan para pengusaha pemula, dan ada rahasia khusus di bagian akhir tulisan ini yang akan mengubah cara Anda memandang strategi pemasaran tradisional.
Adez Aulia
8/25/20255 min read
Salah satu Kunci awal berbisnis adalah menginfokan kepada orang terdekat
Saya Kaget Ketika Tetangga Bertanya: "Pak, Kerja Apa Sih?"
Pagi tadi saya berjumpa Bu Novi, tetangga yang rumahnya persis berhadapan dengan rumah saya selama bertahun-tahun. Kebetulan saya baru saja selesai olahraga pagi rutin, yaitu jalan kaki.
Bu Novi: Pak Adez, baru sampai rumah nih?
Saya: Iya nih.
Bu Novi: Gak ke kantor pak?
Saya: Eeeeeh. Saya khan sudah bertahun-tahun kerja di rumah Bu.
Bu Novi: Wah. Enak ya kerja di rumah, Gak perlu ke kantor.
Percakapan sederhana di atas membuat sadar bahwa Bu Novi tidak menyadari profesi atau pekerjaan saya, dan itu sepenuhnya salah saya. Bagaimana bisa jika selama ini saya selalu mengajarkan orang bagaimana caranya melakukan marketing online, tetapi ternyata saya justru tidak pernah bercerita mengenai profesi saya, yaitu berbisnis di bidang online Marketing dan AI, kepada tetangga terdekat saya sendiri.
Sahabat AI, kalau tetangga terdekat saja tidak tahu bisnis kita, bagaimana mungkin orang lain yang lebih jauh akan mengenal produk atau jasa yang kita tawarkan? Di akhir artikel ini, saya akan membagikan strategi terbukti yang membuat bisnis kecil bisa langsung mendapat momentum awal yang kuat hanya dari lingkaran terdekat.
Kejadian serupa terulang lagi minggu ini ketika saya mengobrol dengan Mas Lucky dan anaknya Mas Dimas yang ternyata memiliki El Coffee dan El Barber di Rawamangun. Sebagai tetangga, saya sama sekali tidak mengetahui bahwa Mas Lucky menjalankan bisnis coffee shop dan pangkas rambut yang lokasinya sangat dekat dengan tempat tinggal kami.
Selain saya juga hadir Pak Kiki, tetangga kami yang juga suka ngobrol-ngobrol bersama, Ternyata Pak Kiki pun juga mengaku tidak mengetahui mengenai bisnis Mas Lucky. Inilah ironi yang terjadi pada kebanyakan pengusaha kecil dan menengah: mereka sangat rajin mencari pelanggan di media sosial atau platform online, namun melupakan orang-orang yang secara fisik paling dekat dengan mereka.
Padahal orang terdekat inilah yang biasanya menjadi pelanggan pertama yang paling loyal dan mudah untuk diyakinkan. Saya dan Pak Kiki pun dengan segera memotong rambut di El Barber, ngapain jauh-jauh berlangganan kalau ternyata kita bisa mendukung tetangga kami sendiri khan?


Kiri ke Kanan: Mas Dimas, mas Lucky (ayah dari mas Dimas), Pak Kiki, dan saya di El Coffee Rawamangun





Suasana El Coffee Di jalan Balai Pustaka Rawamangun - Jakarta Timur
Kesalahan Fatal Yang Membuat Bisnis Mandek Di Awal
Pengalaman pribadi saya menunjukkan betapa mudahnya kita melupakan hal yang sebenarnya paling mendasar dalam berbisnis. Ketika saya menghadiri pengajian keluarga besar, saudara-saudara saya masih sering bertanya, "Kang Adez sekarang kerja apa sih?" atau "Sibuk ngapain sekarang?". Padahal keluarga besar dari pihak ibu saya sendiri berjumlah lebih dari 200 orang. Bayangkan potensi yang terbuang sia-sia karena mereka tidak mengetahui bidang usaha yang saya geluti selama bertahun-tahun. Akhirnya saya memasukkan keluarga terdekat ke dalam grup "Belajar AI bersama Adez Aulia" agar mereka mendapat informasi terkini tentang aktivitas dan bisnis saya.
Kenyataan ini menyadarkan saya bahwa sebagai pemilik bisnis, tugas utama kita adalah menginformasikan keberadaan bisnis kepada orang terdekat terlebih dahulu. Keputusan mereka untuk membeli atau tidak adalah hak mereka sepenuhnya, namun kegagalan kita dalam memberitahu mereka adalah kesalahan yang tidak boleh terulang. Orang terdekat memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kita, sehingga mereka cenderung lebih mudah untuk menjadi pelanggan pertama. Mereka juga biasanya akan memberikan dukungan moral dan menjadi corong promosi gratis untuk bisnis kita kepada lingkaran pertemanan mereka.
Strategi Jitu Memperkenalkan Bisnis Kepada Lingkaran Terdekat
Ada 7 cara yang saya akan berikan untuk bisa Sahabat AI lakukan:
Cara pertama yang paling efektif adalah memanfaatkan grup WhatsApp keluarga atau pertemanan yang sudah ada. Sahabat AI bisa membagikan informasi bisnis secara berkala tanpa terkesan memaksa atau terlalu komersial. Misalnya, "Alhamdulillah hari ini ada klien baru yang senang dengan layanan konsultasi AI yang saya berikan" atau "Barusan selesai melatih 50 peserta tentang penggunaan ChatGPT untuk bisnis mereka".
Membuat pesan pribadi atau japri kepada orang-orang terdekat dengan pendekatan yang lebih personal dan hangat. Contohnya, "Pak, saya ingin berbagi kabar bahwa sekarang saya fokus membantu pengusaha UKM memanfaatkan teknologi AI untuk mengembangkan bisnis mereka, kalau Bapak atau kenalan Bapak ada yang butuh, saya siap membantu".
Yang sering diabaikan adalah memanfaatkan momen pertemuan langsung seperti acara keluarga, pengajian, atau kumpul-kumpul tetangga untuk memperkenalkan bisnis secara natural dalam percakapan.
Membuat kartu nama sederhana yang selalu dibawa dan diberikan saat bertemu orang terdekat.
Mengundang orang terdekat untuk melihat langsung tempat usaha atau proses kerja kita di rumah.
Salah satu cara yang sangat powerful adalah meminta bantuan orang terdekat untuk menyebarkan informasi bisnis kita kepada kenalan mereka.
Memanfaatkan media sosial pribadi seperti status WhatsApp, Instagram, atau Facebook untuk secara konsisten membagikan aktivitas bisnis. Cara kedelapan adalah membuat grup khusus untuk update bisnis dan mengundang orang-orang terdekat untuk bergabung.
Rahasia Sukses Membangun Bisnis
Rahasia Mendapat 50 Pelanggan Pertama Dari Lingkaran Terdekat
Informasi tambahan yang jarang diketahui kebanyakan orang adalah bahwa orang terdekat kita sebenarnya memiliki jaringan yang sangat luas dan beragam. Satu tetangga bisa mengenal puluhan orang dari berbagai profesi dan latar belakang yang mungkin menjadi target pasar ideal untuk bisnis kita. Mereka juga cenderung lebih percaya pada rekomendasi dari orang yang mereka kenal secara personal dibandingkan iklan atau promosi online. Fakta menarik lainnya adalah bahwa orang terdekat biasanya ingin melihat kita sukses, sehingga mereka akan dengan senang hati membantu mempromosikan bisnis kita asalkan mereka tahu dan paham apa yang kita lakukan.
Strategi rahasia yang saya janjikan di awal adalah metode "Lingkaran Terdekat hingga terjauh": mulai dari keluarga inti, kemudian keluarga besar, tetangga terdekat, teman sekolah atau kuliah, rekan kerja lama, dan seterusnya hingga membentuk lingkaran yang semakin besar. Setiap lingkaran harus benar-benar paham dan mengenal bisnis Anda sebelum melangkah ke lingkaran berikutnya. Dengan metode ini, bisnis kecil bisa mendapatkan pelanggan pertama yang solid dalam beberapa bulan pertama tanpa mengeluarkan biaya iklan yang besar. Orang terdekat yang sudah menjadi pelanggan akan menjadi duta terbaik untuk bisnis Anda karena testimoni mereka lebih dipercaya dibandingkan iklan berbayar. Inilah mengapa banyak bisnis besar bermula dari dukungan lingkaran terdekat sebelum akhirnya berkembang menjadi perusahaan yang dikenal luas.
Setiap Bisnis Butuh Harapan
Apakah otomatis Tetangga dan Saudara Akan Membeli?
Tugas dari kita sebagai pengusaha adalah menginfokan kepada orang terdekat. Apakah setelah itu mereka pasti membeli? Kita tidak pernah tau, karena keputusan di tangan mereka. Tapi setidaknya kita sudah melakukan hal dasar yang harusnya kita lakukan.
Biasanya orang terdekat akan ada yang membeli apa yang kita tawarkan, minimal satu kali. Dan dari pengalaman saya sendiri dan teman-teman terdekat, justru di awal-awal bisnis orang terdekatlah yang akan membuat bisnis kita berjalan dengan baik.
Memperkenalkan bisnis kepada orang terdekat memang menjadi pondasi penting, namun Sahabat AI perlu memahami bahwa ini hanya langkah pembuka yang harus diikuti dengan strategi lanjutan yang lebih matang. Setelah orang terdekat mengenal bisnis Anda, langkah berikutnya adalah membangun sistem pelayanan yang konsisten, menciptakan pengalaman pelanggan yang berkesan, membuat pemasaran Online dan masih banyak hal lain.
Strategi-strategi lanjutan ini akan saya bahas secara detail dalam artikel-artikel mendatang agar bisnis Anda tidak hanya dikenal orang terdekat, tetapi juga berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan dan menguntungkan.
Kumpul Komunitas AI di El Coffee.
Komunitas AI rencananya akan mengadakan acara kopdar di El Coffee Rawamangun bagi yang tertarik mendapatkan pendapatan tambahan Rp 10 juta per bulan dengan Affiliate Marketing yang dibantu AI (Kecerdasaan Buatan). Tunggu tangga mainnya ya. Untuk info lebih lanjut silakan hubungan mas Raga dengan klik pada tombol whatsapp di bawah ini.
Lokasi El Coffee Rawamangun di Google Maps. Dekat sekali dengan Rumah saya


